Evaluasi kinerja ASN di Jawa Timur merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan guna meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik. Evaluasi kinerja ini dilakukan untuk menilai sejauh mana kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
Menurut Pakar Administrasi Publik dari Universitas Airlangga, Prof. Budi Santoso, “Evaluasi kinerja ASN di Jawa Timur harus dilakukan secara berkala dan sistematis agar dapat memberikan gambaran yang akurat tentang kinerja para ASN tersebut.”
Langkah pertama yang harus dilakukan dalam evaluasi kinerja ASN di Jawa Timur adalah menetapkan indikator-indikator kinerja yang jelas dan terukur. Hal ini penting agar evaluasi kinerja dapat dilakukan secara objektif dan tidak terkesan subjektif.
Selanjutnya, langkah-langkah penting lainnya yang harus dilakukan adalah memberikan feedback yang konstruktif kepada para ASN berdasarkan hasil evaluasi kinerja yang telah dilakukan. Dengan memberikan feedback yang konstruktif, para ASN dapat memperbaiki kinerja mereka dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mereka berikan.
Selain itu, evaluasi kinerja ASN di Jawa Timur juga perlu melibatkan pihak-pihak terkait, seperti pimpinan instansi dan masyarakat sebagai pengguna layanan publik. Dengan melibatkan pihak-pihak terkait, evaluasi kinerja ASN dapat dilakukan secara lebih transparan dan akuntabel.
Menurut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, “Evaluasi kinerja ASN di Jawa Timur merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menciptakan good governance yang lebih baik.”
Dengan melakukan evaluasi kinerja ASN di Jawa Timur secara berkala dan sistematis, diharapkan kinerja para ASN dapat terus ditingkatkan sehingga pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat dapat lebih baik dan berkualitas. Semoga langkah-langkah penting yang sudah dilakukan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi kemajuan Jawa Timur ke depan.